Tungau Hewan Pengerat

Masa Dormansi: Rickettsialpox umumnya ringan dan sembuh dalam waktu 2-3 minggu jika tidak diobati. Tidak ada kematian yang diketahui akibat penyakit ini.

Tungau ini dapat menularkan penyakit pada manusia, dikaitkan dengan penyebab dermatitis tungau hewan pengerat pada manusia dan tercatat membawa Rickettsia akari, yang menyebabkan cacar air. Tungau hewan pengerat mampu bertahan hidup dalam jangka waktu lama tanpa makan dan melakukan perjalanan jauh ketika mencari inang. Kasus-kasus telah dilaporkan terjadi di rumah, perpustakaan, rumah sakit, dan panti jompo. Kondisi serupa, yang dikenal sebagai gamasoidosis, disebabkan oleh tungau unggas.

Demonstrasi laboratorium telah membuktikan bahwa tungau ini setidaknya mampu menjadi vektor tifus murine, cacar air, tularemia, pes, coxsackievirus, tifus manusia, dan demam Q. Tidak ada kasus yang terdeteksi pada mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang sehat.

Obat Therapure: Hanya untuk kulit: Sabun Neem dengan sarung tangan gosok, Vita Bath dengan CP SO, CP BVC, CP C, CP PAR-D. CP PAR-M, CP PIN, CP PRS, CP SPQ, CP 1-5, Terapi uap dengan CP B atau R Tingtur, Alat ekstraktor. Therapure Bug Juice.

Jamu Jo: JJ 5, 8, 10, 11, 13, 14, 15.

Terapi IV: Glutation, DMSO, CP ID, CP IN, CP IZ, CP IS, Lisin, Magnesium, NAC, Vitamin B Kompleks, Vitamin D, Zinc.

Terapi Pengobatan untuk penyakit yang ditularkan melalui vektor: CP ABO, CP ANT, CP BCB, CP DNG, CP FNG, CP FVR, CP IFP, CP LAC, CP LIV, CP W.

Obat konvensional: Pyriproxyfen atau methoprene, selamectin, fipronil, imidacloprid. Bersihkan pakaian, tempat tidur, tempat tinggal, dan area lain yang terkena dampak dengan pemutih, dengan air panas dan keringkan. Bug Juice yang dioleskan ke area yang terkena dapat mengurangi rasa gatal dan bengkak