Masa Dormansi: 2 minggu hingga beberapa tahun.
Toksokariasis adalah penyakit pada manusia yang disebabkan oleh cacing gelang anjing (Toxocara canis) dan, yang lebih jarang, cacing gelang kucing (Toxocara cati). Cacing gelang usus yang paling umum ditemukan pada anjing, anjing hutan, serigala, rubah, dan kucing peliharaan. Manusia adalah salah satu dari sekian banyak inang yang “tidak disengaja” atau paratenik dari cacing gelang ini.
Meskipun infeksi zoonosis ini biasanya tidak menunjukkan gejala, infeksi ini dapat menyebabkan penyakit yang parah. Ada tiga sindrom toksokariasis yang berbeda:
Toksokariasis terselubung adalah penyakit yang relatif ringan yang sangat mirip dengan sindrom Löffler. Penyakit ini ditandai dengan demam, eosinofilia, urtikaria, pembesaran kelenjar getah bening, batuk, bronkospasme, mengi, sakit perut, sakit kepala, dan/atau hepatosplenomegali.
Visceral larva migrans (VLM) adalah bentuk penyakit yang lebih parah; tanda dan gejalanya tergantung pada sistem organ tertentu yang terlibat. Keterlibatan paru-paru dapat bermanifestasi sebagai sesak napas, penyakit paru-paru interstisial, efusi pleura, dan bahkan gagal napas. Keterlibatan otak dapat bermanifestasi sebagai meningitis, ensefalitis, atau serangan epilepsi. Keterlibatan jantung dapat bermanifestasi sebagai miokarditis.
Migrasi larva mata (OLM) adalah sindrom ketiga, bermanifestasi sebagai uveitis, endoftalmitis, gangguan penglihatan atau bahkan kebutaan pada mata yang terkena.
T. canis betina, secara khusus, mampu menghasilkan hingga 200.000 telur per hari yang membutuhkan waktu minimal 2-6 minggu hingga beberapa bulan sebelum berkembang menjadi tahap infeksi. Dalam kondisi musim panas yang ideal, telur dapat menjadi dewasa hingga tahap infektif setelah dua minggu berada di luar inang. Telur Toxocara dapat tetap menular selama bertahun-tahun, karena cangkang luarnya yang tahan memungkinkan perlindungan dari sebagian besar ancaman lingkungan, termasuk obat-obatan. Sekitar 50% anak anjing dan 20% anjing dewasa terinfeksi T. canis.
Obat Therapure: Sabun Neem dengan sarung tangan gosok, Vita Bath dengan CP SO, CP BVC, CP C, CP PAR-D. CP PAR-M, CP PIN, CP PRS, CP SPQ, CP ED, Terapi uap dengan CP B atau R Tingtur. Therapure Bug Juice.
Jamu Jo: JJ 6, 8, 10, 11, 13, 14, 15.
Terapi IV: Glutation, DMSO, CP ID, CP IN, CP IZ, CP IS, Lisin, Magnesium, Vitamin B Kompleks, Vitamin D, Zinc.
Obat konvensional: Albendazole, mebendazole, flubendazole.
You can see how this popup was set up in our step-by-step guide: https://wppopupmaker.com/guides/auto-opening-announcement-popups/