Clonorchiasis

Masa Dormansi: Hingga 25 tahun.

Clonorchiasis merupakan penyakit endemik di Timur Jauh, terutama di Korea, Jepang, Taiwan, dan Cina Selatan. Infeksi ini terjadi setelah menelan ikan air tawar yang kurang matang atau diawetkan yang diimpor dari salah satu daerah endemik dan mengandung metaserkaria. Manusia menjadi terinfeksi dengan memakan ikan yang terinfeksi yang telah dimasak setengah matang, diasapi, atau diasinkan. Cacing C. sinensis dewasa dapat menghuni saluran empedu manusia selama 20-25 tahun tanpa gejala klinis yang jelas. Hal ini, ditambah dengan gejala-gejala tidak spesifik yang mungkin timbul pada orang yang terinfeksi, dapat menyebabkan diagnosis yang terlewat.

Obat Therapure: CP PAR-D, CP PAR-M, CP W, CP 1-5, CP BVC, Sabun Neem.

Jamu Jo: JJ 6, 8, 10, 11, 13, 14, 15.

Terapi IV: Glutathione, DMSO, CP ID, CP IN, CP IZ, CP IS, Lisin, Magnesium, NAC, Vitamin B Kompleks, Vitamin D, Zinc.

Obat Konvensional: Praziquantel, ivermectin, mebendazole, pirantel pamoat, sering dikonsumsi sebagai kombinasi.