Kutu Kasur / Cimicidae

Periode Dormansi: Kutu kasur dapat dorman hingga 12 bulan. Tidak ada penyakit yang ditularkan oleh vektor yang diketahui.

Meskipun mereka menjauh dari inang setelah makan, mereka tetap berada di dalam sarang, tempat bertengger, atau tempat tinggal inang mereka. Mereka dapat dianggap sebagai pemangsa mikro penghisap darah. Kecoak dewasa dilaporkan dapat hidup antara tiga hingga dua belas bulan jika berada dalam situasi rumah tangga yang tidak dirawat. Efek dari pemberian makan oleh cimicid pada inang meliputi menyebabkan respons imun yang mengakibatkan ketidaknyamanan, penularan patogen, infeksi sekunder di lokasi luka, perubahan fisiologis seperti kekurangan zat besi, dan penurunan kebugaran. Meskipun virus dan patogen lainnya dapat diperoleh oleh cimicid, mereka jarang menularkannya kepada inang mereka, kecuali jika inang tersebut mengalami penurunan sistem imun.

Obat Therapure: Sabun Neem dengan sarung tangan gosok, Vita Bath dengan CP SO, CP BVC, CP C, CP PAR-D, CP PAR-M, CP PIN, CP PRS, CP SPQ, CP 1-5, Terapi Steamer Kulit dengan Tincture CP B atau R, Therapure Bug Juice, Alat Ekstraktor.

Jamu Jo: JJ 6, 8, 10, 11, 13, 14, 15.

Terapi IV: Glutathione, DMSO, CP ID, CP IN, CP IZ, CP IS, Lisin, Magnesium, NAC, Vitamin B Kompleks, Vitamin D, Zinc.

Terapi Konvensional untuk Infeksi Kulit dan Internal: Doksisiklin, tetrasiklin, kloramfenikol, Rifampisin, azitromisin. Cuci bersih tempat tidur yang terinfeksi dan area lainnya dengan pemutih, air panas, dan pengeringan panas. Aplikasikan Therapure Bug Juice pada gigitan.